Pengembangan Diri - Inspirasi

Saat kita berusia Batita (Bawah 3 tahun), kita belajar untuk memanggil mama dan papa, kita menangis jika lapar atau popoh basah, atau hal lain yang membuat kita tidak nyaman.

Masuk usia Balita (Bawah 5 tahun) kita mulai merangkak dan berjalan, kita mulai melatih tangan untuk memegang sesuatu, menendang dengan kaki kita, dan tahu membedakan warna dan mengekspresikan perasaan kita seperti tertawa, cemberut, menangis, atau diam karena malas atau BeTe.

Suatu malam, sepulang kerja, saya mampir di sebuah restoran cepat saji di kawasan Bintaro. Suasana sepi. Di luar hujan. Semua pelayan sudah berkemas. Restoran hendak tutup. Tetapi mungkin melihat wajah saya yang memelas karena lapar, salah seorang dari mereka memberi aba-aba untuk tetap melayani. Padahal, jika mau, bisa saja mereka menolak.

Kalau anda mimpi ingin punya BMW, namun apa daya uang tak cukup, maka mulailah mengkreditnya agar anda dapat segera mencicipi nikmatnya naik BMW, begitulah iklan mobil itu membujuk anda. Just do it, kalau kata Nike (nike sepatu, bukan nike ardila almarhumah!). Saya tidak bermaksud mengiklankan BMW, tapi Title dari Iklan BMW di Harian Kompas 2 Desember 2008, berbunyi: "Stop Dreaming, Start Driving!" memang layak untuk dijadikan petuah.

Pepatah ini sederhana saja, "sedikit demi sedikit, lama -lama menjadi bukit." Kita biasa memaknainya, bahwa bila kita mengumpulkan sesen demi sesen, pada saatnya kita akan dapatkan sepundi. Namun sesungguhnya pepatah ini tak sekedar berbicara tentang hidup hemat, atau ketekunan menabung.