User Rating: / 1
PoorBest 
Article Index
Grow with Character! by Hermawan Kartajaya (41-50)
(42)Definisi “Orang Besar” Menurut Tan Siong Pik
(43)Bonek: Dari Surabaya ke Jakarta
(44)Citibank, Coca-Cola, dan Forum
(45)Bogasari, Proyek Pertama di Jakarta
(46)What They Teach Me at Harvard Business School
(47)Belajar "Ilmu Tiga" dari Ida Bagus Mantra
(48)Aplikasi Ilmu Tiga dari Harvard: "Why-What-How!"
(49)Inspirasi ''Circular'' (Bukan Linear ) dari Peter Senge
(50)Mochtar Riyadi; Entrepreneur, Financier, and Marketer!
All Pages

Hermawan Kartajaya

Grow with Character! (50/100) Series by Hermawan Kartajaya oleh Jawa Pos

Upaya membangun Markplus Proffesional Service yang dimlai 1 Mei 1990 memang tidak mudah. Berbagai cara kreatif saya lakukan supaya MarkPlus bisa hidup dan maju, terutama pada tahun-tahun pertama. Salah satu cara yang saya pakai adalah menerbitkan buku.

Senen, 1 Maret 2010 - Grow with Character! (41/100) Series by Hermawan Kartajaya

(41)Bagaimana Pendapat Anda ?

Upaya membangun Markplus Proffesional Service yang dimlai 1 Mei 1990 memang tidak mudah. Berbagai cara kreatif saya lakukan supaya MarkPlus bisa hidup dan maju, terutama pada tahun-tahun pertama. Salah satu cara yang saya pakai adalah menerbitkan buku.

Kumpulan tulisan saya di Jawa Pos, tiap Rabu selama sepuluh tahun berturut-turut, banyak penggemarnya. Penulias lain yang diminta pak Dahlan untuk mengisi hari-hari lain tidak ada yang selama itu. Saya pun selalu mengakhiri tulisan dengan kalimat, “Bagaimana pendapat Anda?” Suatu pertanyaan yang sebenarnya merupakan “pernyataan” keterbukaan saya. Boleh setuju atau tidak.

Ketika saya merasa tulisan tersebut sudah cukup jumlah nya, maka saya mencari siapa yang au menerbitkan. Ketika itu tidak banyak penerbit yang ada. Apalagi tuilsan orang Surabaya. Sapa yang mau mengambil resiko menerbitkannya?

Sampai akhirnya saya bertemu dengan pak Aristide Katoppo. Beliau adalah pendiri Pustaka Sinar Harapan dan kebetulan juga mengajar di Fakultas Sosial Politik di Universitas Indonesia. Yang diajar adalah mata kuliah Komunikasi Pemasaran. Walaupun tinggal di Jakarta, dia tahu saya menulis tiap Rabu di Jawa Pos Surabaya.

Karena itu, dia tertarik untuk mengundang saya jadi pembicara tamu di kelasnya di UI. Sudah pasti kesempatan ini tidak saya sia-siakan. Saya segera mempersiapkan diri sebaik mungkin agar bahan Marketing Plus 2000 bisa dijelaskan dengan mudah. Lantas? Saya menggunakan contoh hidup. Bagaimana melakukan komunikasi pemasaran dengan praktis agar gampang dimengerti orang dan ditangkap maksudnya.

Waktu itu, saya menganggap punya dua macam pelanggan yang harus dipuaskan. Pertama, mahasiswa harus puas. Ini penting suaya terjadi words of mouth. Kedua, ya pak Tides sendiri supaya beliau dapat nilai tambah dalam kuliahnya. tidak boleh bersaing, tapi harus mendukung beliau. Pada akhir kuliah tamu, saya langsung ditawari penerbitan tulisan saya jadi buku. Mission Accomplished!

Saya jadi ingat Bondan Winarno yang dulu juga punya kolom rutin tentang manajemen bernama KIAT di majalah Tempo. Kumpulan tulisannya diterbitkan dalam bentuk buku dan sukses. Terus terang, saya terinspirasi Bondan yang sekarang jadi tokoh Maknyus untuk melakukan hal yang sama.

Nah, untuk melakukan editing tulisan-tulisan saya itu, saya minta bantuan Sonni, bekas staf saya di Sampoerna. Ketika itu, Sonni menjabat sebagai Regional Manager Jawa Barat di Bandung. Pada saat saya mendirikan MarkPlus, dia masih aktif di Bandung.

Saya minta tolong kepada Sonni karena dia paling tahu konsep saya sejak kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga. Selain itu, Sonni sangat religius, jujur dan etis. Contohnya, dia langsung membeli komputer dekstop Rp 3,6 juta dengan cicilan untuk melakukan editing tulisan saya. Sebab, dia merasa tidak etis kalau membantu saya secara pribadi dengan menggunakan komputer kantor. Pekerjaan itu pun dilakukannya malam hari, after office hour.

Jarang ada orang begitu kan? Tapi itulah kenyataannya. Karena tidak punya pengalaman editing, maka diperlukan waktu cukup lama untuk menyelesaikannya. Buku bernama Marketing Plus dengan logo seperti perusahaan MarkPlus itu punya ukuran saku. Maksudnya supaya kelihatan tebal dan gampang dibawa. Ternyata Sukses! Ketika itu belum ada buku Marketing yang enak dibaca seperti itu.

Penerbitan kumpulan tulisan di Jawa Pos itu akhirnya berlanjut sampai lima seri. Mulai seri kedua, proses editing dilakukan Agus Giri dan Yatno yang juga staf saya lulusan ITS. Sampai sekarang, komputer desktop Sonni tetap disimpan untuk kenangan pribadi. Ada tulisan diatas kertas yang ditempel diatasnya,”Seribu langkah besar selalu dimulai dari Satu langkah kecil”.
Bagaimana pendapat Anda ?



Comments  

 
0 #2 yusri 2010-06-18 15:19
Saya, YUSRI, pegawai Bank Indonesia di Medan. Saya pernah mengikuti acara MarkPlus Microbanking Forum 2010 ; Grow with Marketing ; The Power of Sales, Service & Brand, di Bali, kerjasama dengan Perbarindo Bali, tanggal 17 April 2010. Sungguh acara yang sangat menarik terutama bagi kalangan/praktisi micro banking. Bagaimana memahami arti service secara luas hingga kemudian menjadi branding. Kami di Medan, khususnya para praktisi micro banking sangat membutuhkan seminar/pelatihan dan atau kursus2 serupa. Mungkinkan kami mengundang Bapak??? mohon kami dapat diberikan jadwal Bapak/MarkPlus, serta informasi mekanisme kerjasamanya. Semoga Bapak berkenan. Terima kasih. Horas.
Quote
 
 
+2 #1 Andreas Wahyono 2010-06-14 11:04
Saya, Drs.Ec.ANDREAS WAHYONO, SH, MM, M.Si - Staf ahli Bupati Bojonegoro - Jatim, yang mengikuti Festival Markplus 1 Mei 2010, dan saya juga meng-kliping tulisan bapak mulai 1-100.
Komentar saya, LUAR BIASA!!!!, MENARIK, DAN BERISI. Saya juga melaporkan kepada Bapak Bupati Bojonegoro, hasil yang saya peroleh dari Festival Markplus 1 Mei 2010 dan Bupati sangat tertarik sehingga saya diberi tugas untuk menyampaikan laporan tersebut kepada seluruh Kepala instansi Pemerintah di Kabupaten Bojonegoro. dan saya juga menyarankan kepada Bapak Bupati agar Bapak HERMAWAN KARTAJAYA dijadikan Konsultan dan Marketing Potensi Daerah Bojonegoro khususnya hasil ikutan produk minyak dan gas, sehingga dimanapun Bapak Hermawan berada, berbicara selalu mengungkapkan Potensi Migas dan Sumber daya alam lainnya, untuk itu juga saya menyarankan kepada Bapak Bupati agar Markplus mengadakan penelitian tentang Potensi Bojonegoro yang layak GO INTERNASIONAL. Apabila Bapak berkenan berkomunikasi dengan Bapak Suyoto (Bupati Bojonegoro) dapat menghubungi 08113406688 dan email : .
Perlu kami informasikan Bapak Suyoto adalah seseorang berwawasan internasional, akademisi, mantan manager Lion Air, dan sekarang juga menjadi Mahasiswa MIT, yang kebetulan baru pulang dari Massachusett-Amerika guna mengikuti kuliah selama 2 minggu.
Demikian, saya sampaikan terimakasih.I am now youth, women and nitizen..
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh